Skip to main content

Lowongan Pekerjaan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Agustus 2019

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang meruapkan satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Asuransi Jiwa dan 100% sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Pada Kesempatan kali ini, kami mempersilahkan Kalian untuk bergabung menjadi bagian dari keberhasilan Jiwasraya di masa mendatang datang lewat perekrutan tenaga Marketing yang handal dengan persyaratan sebagai berikut :

Persyaratan :

1. Pria / Wanita usia min 18 tahun
2. Pendidikan min D3 semua Jurusan
3. Diutamakan berpengalaman di bidang Marketing
4. Berpenampilan menarik
5. Mampu bekerja secara Individu maupun Tim
6. Diutamakan berdomisili di Surabaya

Job Description :

1. Memberikan solusi perencanaan keuangan kepada Nasabah
2. Memasarkan produk-produk asuransi yang ada di Jiwasraya
3. Mengelola hubungan baik dengan Nasabah

Benefit dan Fasilitas:

1. Jenjang karir di perusahaan BUMN
2. Training Gratis
3. Remunerasi
4. Tour dan Reward
5.  Asuransi Gratis

Jadilah Bagian dari Keberhasilan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).. !

Silahkan isi Formulir berikut ini.
Pastikan alamat Email dan Nomor Handphone yang Anda daftarkan benar.
Salam Sukses !!

Baca Juga : Loker Frontliner PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
Kantor Cabang Surabaya Utara
Jl Sikatan No 1, Surabaya
(031)3525012 | +62856-4044-1882 (WA only)
Rian Anggara | rian.anggara@jiwasraya.co.id

Keterangan :

Rekrutmen tidak dikenakan biaya apapun dan hanya pelamar yang memenuhi syarat akan diproses.
======================================

Ini Akibatnya Jika Kamu Selalu Mengeluh di Kantor

Mengeluh merupakan hal yang biasa. Perangai itu yakni sifat alamiah manusia. Melainkan, terus-menerus mengeluh malahan kagak bagus, apalagi jikalau keluhan itu isinya yaitu perihal pekerjaan.

Dalam sebuah karangan di Forbes, diriwayatkan bahwa ada individu yang pertama mendapatkan profesi. karier itu kira-kira indah, tetapi dia senantiasa mengeluh alasannya dia menafsirkan bahwa kantor daerah ia bekerja terlalu tiranis dan kelewat ketat.

Tapi, kalau kau selalu mengeluh seputar pekerjaan dan perusahaan dimana kamu bekerja, berhati-hatilah. Karena, ada sebagian keadaan yang siapa tahu terjadi bila kau terus mengeluh. Berikut ini yakni poin-poin di antaranya:

Kau Akan Dikira Kurang Produktif

Bagaimana mungkin kau mampu Produktif selama berkarir apabila pekerjaanmu setiap hari terus mengeluh? Bila kau terus menonjolkan depresi kau tengah berkarir, orang akan mengira bahwa anda semata-mata punya tenaga dan kesempatan untuk mengeluh, tanpa memikirkan tanggung jawab yang mesti kamu lakukan sebagai karyawan sebuah perusahaan.

Sebab, sebetulnya waktu yang sampeyan habiskan selagi kau mengeluh, mungkin layak buat mementingkan beberapa masalah. Contohnya, jalan keluar kepada dilema yang terjadi di perusahaan, atau jalan keluar kepada situasi sulit kerja yang sedang anda alami. Beranjaklah ke soal yang sifatnya lebih bermanfaat, ketimbang selamanya mengeluh tentang sesuatu yang hakekatnya enggak penting.

Jadi Incaran Ocehan Orang Lain

Tatkala sampeyan dengan percaya diri mengeluh masalah perusahaan, sehingga orang akan berpaham dan berasumsi: apakah kau juga mengeluh soal mereka? engkau akan diduga pribadi yang enggak punya simpati dan terlampau kritis. saudara akan ditafsir bagaikan karakter yang susah buat didekati sama orang.

Jangan menampakkan diri pesona diri kamu yang seperti itu. Kuncinya ya, jangan suka mengeluh, alasannya tatkala kau melaksanakan itu, akan lahir dugaan bahwa cuma kamu saja yang perfek, sementara orang lain banyak buruknya. enggak sedap, bukan?

Susah Diandalkan Orang

Kalau engkau sering mengeluh, dan telah kadung dikenal sebagai si pengeluh, sampai-sampai anda akan jadi orang yang enggak Meyakinkan. Saat sebuah rapat, bisa jadi idemu soal problem di perusahaan tidak akan disambut, alasannya kredibilitasmu sudah tercoreng sebagai si pengeluh.

Saat kamu berpendapat, maka orang akan berasumsi bahwa, “Ah, tidak usah dengarkan pendapatnya. Mungkin saja pendapatnya itu enggak berguna, negatif, dan semata-mata dari satu sisi saja,”. Walaupun, mungkin, idemu itu produktif untuk perusahaan. Tampilkan persona yang baik, hingga idemu akan diterima. Kuncinya, ya, jangan banyak mengeluh.

Disangka Sulit Memperoleh Perubahan

Perubahan dalam perusahaan akan senantiasa timbul, bertumpu pada bidikan dari perusahaan itu sendiri. Perubahan ini, jelas, mesti dikerjakan oleh seluruh karyawan, tanpa terkecuali. Nah, bila saudara diketahui sebagai seorang yang pengeluh, lalu akan ada dampak berbeda yang engkau peroleh.

Jikalau kamu disangka sebagai persona pengeluh, hingga orang akan menganggap sampeyan tidak dapat memperoleh perubahan. Lalu, kelak apabila sampeyan mengeluhkan perkara perubahan ini, lalu hal itu akan kian menegaskan amatan mereka. lalu, janganlah mengeluh, dan sambut perubahan yang ada di perusahaan kamu. pembiasaan cepat mesti dijalankan, kecuali apabila engkau memang menyenangi mengeluh dan keras kepala.

Ditafsir seperti Orang yang Tidak Bertanggung Jawab

Pribadi yang pengeluh, umumnya, akan menuding orang lain atas kekeliruan yang mereka buat. Hal ini tentu tak terpuji, sebab bila memang kamu bertindak salah, sepatutnya sampeyan berani dan menerima kekeliruan tersebut. Dalam pekerjaan, hal sejenis juga berlaku.

Makin tinggi kedudukan yang kamu raih di sebuah perusahaan, maka akan Bertambah besar tanggung jawab yang kau hadapi. Kalau kau gemar mengeluh, karenanya anda akan dianggap orang yang tak bertanggung jawab. Tentunya hal itu akan membuat engkau berat naik pangkat di perusahaan, gara-gara orang telah mengganggap kau lepas tangan dari dilema.

Susah Mendapatkan Sahabat

Saat kau mengeluh, sampeyan berkeinginan orang-orang menyokong pendapatmu. Marilah, itu buruk bagi kesehatan orang lain yang memperdengarkan pendapatmu itu.

Lebih payah lagi, orang-orang akan merenung dua kali sebelum mereka ingin bicara denganmu. Pengaruhnya}, dalam tiap proyek kerja, hingga saudara akan dijauhi lantaran kau dianggap enggak sanggup berpikir jernih. lantaran saudara yakni si tukang mengeluh, yang senantiasa memaksakan anggapan.

Itu merupakan imbas yang bisa kau dapatkan bila engkau kebanyakan mengeluh di kantor. Mengeluh, sesungguhnya dapat jadi sebuah tali persaudaraan tersendiri di kantor, khususnya bila saudara dan rekan kerjamu mempunyai keadaan sulit yang sama. Dengan sama-sama mengeluh, sehingga kalian akan kian dekat.

Namun, tidak selamanya mengeluh itu bagus, loh, sebab tanpa sadar saudara telah memaparkan hal negatif pada orang-orang. Lantas, tentunya, yang seharusnya saudara ingat yakni bukan cuma saudara saja yang punya persoalan. Orang lain, rekan kerja kamu, mungkin mempunyai dilema lebih besar, tapi mereka jago menutupinya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar