Skip to main content

Tanda Jika Informasi Lowongan Palsu di Situs Pencari Kerja

Mencari Pekerjaan umumnya menjadi fase kehidupan yang menegangkan sekaligus membutuhkan usaha yang lebih serta extra. Pada saat ini, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi, melamar pekerjaan sudah bisa dilakukan cuma dengan gadgets yang kita miliki melewati situs pencari kerja.

Berbicara tentang situs pencari kerja kita tidak perlu khawatir lagi karena sudah bertebaran di dunia maya yang sangat memudahkan perusahaan dalam mencari talenta-talenta berkualitas yang sesuai kualifikasi yang sedang dicari. Tak hanya bagi perusahaan yang mendapatkan keuntungan yang didapat dari situs pencari kerja, para pencari pekerjaan juga sangat dibantu dengan adanya situs pencari pekerjaan ini.

Tetapi bagaimana jika kita sudah melamar pekerjaan akan tetapi situs pencari kerja yang kita kunjungi palsu? Pasti sangat jengkel bukan? Maka dari itu admin mencoba merangkum tanda-tanda yang bisa kamu identifikasi untuk mengetahui keaslian dari situs pencari kerja yang sedang anda kunjungi supaya tidak salah melangkah.

Tulisan yang Buruk

Situs lowongan pekerjaan yang memang sudah kompeten apabila menulis sebuah informasi lowongan pasti ditulis denBagigan teliti. Jadi jika kamu menemukan situs lowongan yang dilihat dari tulisannya sudah gak jelas dan berbelit-belit sudah bisa dipastikan situs lowongan tersebut Palsu. tetapi terkadang para pemalsu lowongan pekerjaan tidak ragu untuk menerjemahkan secara harfiah lowongan dari bahasa asing menggunakan google translate.

Cara penulisan yang amburadul tidak mungkin ditulis oleh sebuah perusahaan. Sebab perusahhan yang memang sedang mencari karyawan pasti memikirkan penulisan lowongan dengan sangat teliti. Lowongan pekerjaan yang dipasang di situs pencari kerja bahkan bisa menjadi salah satu media branding yang digunakan oleh perusahaan.

Tidak Butuh Pengalaman

Bagi pelamar yang masih belum mempunyai pengalaman terkadang menjadi halangan untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan. Hal ini kadang dimanfaatkan oleh para pemalsu situs lowongan pekerjaan. Lowongan kerja palsu itu biasanya menawarkan pekerjaan yang tidak membutuhkan pengalaman kerja sebelumnya.

Jika perusahaan yang asli biasanya untuk mencari pelamar yang masih belum memiliki pengalaman mencantumkan suatu persyaratan khusus berupa pendidikan minimal dan jurusan tertentu. Sebab perusahaan yang benar-benar mencari karyawan akan sangat menghargai sekecil apapun pengalaman anda.

Gaji yang Besar

Bagi yang belum pernah menggunakan situs lowongan baiknya berhati-hati jika mencari pekerjaan di dunia maya, terutama tentang nominal gaji yang akan didapat. Sebab banyak situs lowongan palsu yang memnerikan informasi masalah gaji yang fantastis.

gaji fantastis tersebut diharapkan untuk mendapat perhatian oleh para pelamar yang mudah tergiur, jangan mudah percaya dengan gaji yang di cantumkan di situs lowongan kerja karena biasanya untuk pembahasan gaji tersebut akan d tanyakan pada waktu interview kerja.

Meminta Sejumlah Uang

Sebuah lowongan di laman pencari kerja yang palsu umumnya membohongi para jobseeker dengan sistem meminta sejumlah uang dari mereka. Jikalau ada sebuah perusahaan yang menawarkan sebuah posisi profesi di laman pencari kerja, tetapi memintamu untuk menjalankan sebuah transaksi uang untuk mereka, kamu patut mencurigai perusahaan tersebut.

Alasan yang mungkin mereka pakai yakni kau semestinya membayar asuransi untuk barang yang akan kau gunakan dalam profesi hal yang demikian. Hal ini sungguh-sungguh tidak masuk nalar. Perusahaan mencari seorang karyawan dari kompetensinya dan membayarnya, bukan bahkan meminta sejumlah uang.

Penawaran Mendadak

Satu metode lain yang bisa dijalankan oleh para penipu dalam lowongan di laman pencari kerja yaitu seketika menawarkan suatu posisi profesi kepada individu. Jika kau ditawari untuk mengambil pekerjaan hal yang demikian secara langsung dikala kamu melamarnya di website pencari kerja, sebaiknya kau mulai berhati-hati.

Setiap karyawan yang direkrut oleh perusahaan yang benar-benar profesional pasti dipilih dengan hati-hati. Perusahaan memerlukan waktu untuk mengenal tiap-tiap kandidat, memilih, kemudian melaksanakan percobaan dan wawancara sebelum benar-benar yakin untuk merekrutmu. Penawaran pun biasanya dijalankan secara tatap muka di kantor perusahaan yang bersangkutan karena berkaitan dengan kontrak kerja serta kesahihan regulasi.

E-mail tidak Profesional

Apabila setelah kau melamar suatu pekerjaan di website pencari kerja, kau tiba-tiba memperoleh e-mail dari orang yang tidak diketahui dengan alamat pribadi dengan domain umum, kau semestinya curiga. Seorang manager umumnya memakai akun e-mail dengan domain perusahaan dimana dia bekerja, contohnya nama@perusahaan.com.

penipu akan memakai alasan server perusahaan sedang down sekiranya ditanya tentang alamat e–mail tersebut. selain itu, kamu juga perlu berhati-hati seandainya e–mail yang kau terima tidak mencantumkan alamat dan kontak perusahaan yang bersangkutan.

Meminta Informasi Pribadi

Salah satu tujuan para pemalsu lowongan profesi di situs pencari kerja merupakan untuk mendapatkan informasi pribadi dan mendapatkan uang dari data hal yang demikian. Bila kau dimintai berita seperti rekening bank atau asuransi, bisa dipastikan itu adalah lowongan profesi palsu.

Metode lain yang mereka pakai merupakan dengan menerapkan suatu laman khusus di mana kau diminta untuk mengisi formulir yang mengandung isu yang rahasia dengan alasan “mendaftarkanmu ke dalam asuransi perusahaan”. Untuk menghindari hal ini, kau bisa mengecek apakah laman hal yang demikian aman. Situs yang aman memiliki awalan “https://”, bukan “http://”.

Keabsahan lowongan kerja benar-benar penting baik bagi perusahaan ataupun pencari kerja. Lowongan kerja palsu yang tersebar di web pencari kerja bisa jadi merusak nama bagus perusahaan yang dicatut namanya, apalagi seandainya terdapat elemen pembohongan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kecuali itu, pencari kerja juga pasti dirugikan karena privasi datanya yang tersebar ke tangan yang salah.

Para pencari kerja memang amat rentan menerima pembohongan karena dianggap sebagai orang yang sedang membutuhkan uang. Melainkan alih-alih mendapatkan uang, kalau kau sampai tertipu dengan lowongan kerja palsu di web pencari kerja, kamulah yang mengeluarkan uang dan menyerahkannya secara tak sengaja pada si penipu.

Cara lain untuk menghindari lowongan kerja palsu merupakan memakai situs pencari kerja yang terpercaya, seperti Glints. Di sini kamu dapat mendapatkan bermacam isu lowongan kerja bagus magang, part-time, maupun full-time di bermacam-macam perusahaan yang menjadi mitra Glints.

Kecuali itu kau juga dapat menerima artikel-tulisan seperti ini di Glints yang berkhasiat bagi kariermu di dunia profesional. Langsung sign up kini dan dapatkan seluruh fasilitasnya!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar